Jaringan kami

Fokus sourcing di sepanjang sabuk nikel

Sumber daya nikel laterit dan kapasitas smelter Indonesia terpusat di Sulawesi dan Maluku Utara. Di wilayah inilah NickelBridge memfokuskan upaya sourcing.

Fokus sourcing di sepanjang sabuk nikelKawasan industri menunjukkan wilayah tambang dan pengolahan nikel yang diketahui publik. Tanda ini tidak menunjukkan kemitraan atau operasi NickelBridge.Sulawesi TengahSulawesi TenggaraSulawesi SelatanMaluku UtaraMorowaliPomalaa – KolakaKonaweSorowako – Luwu TimurTeluk Weda, HalmaheraPulau ObiPeta Indonesia
Kawasan industri umumLokasi mitra terverifikasi (0)Kawasan industri menunjukkan wilayah tambang dan pengolahan nikel yang diketahui publik. Tanda ini tidak menunjukkan kemitraan atau operasi NickelBridge.

Dari pit ke smelter

  • Excavator memuat bijih nikel laterit ke truk angkut di front tambang

    Tambang

    Bijih laterit ditambang berjenjang dan dipilah kadarnya di stockpile.

  • Jetty muat bijih dengan konveyor dan tongkang bermuatan di sisinya

    Pemuatan di jetty

    Bijih diangkut ke jetty dan dimuat ke tongkang dengan konveyor atau excavator.

  • Tongkang bermuatan bijih nikel curah bersandar di jetty pesisir

    Pengangkutan tongkang

    Tongkang bermuatan membawa bijih lewat laut ke pelabuhan smelter.

  • Fasilitas smelter dan pengolahan nikel di pesisir

    Smelter

    Pabrik RKEF dan HPAL menentukan kimia dan volume yang dibutuhkan.

Wilayah fokus

  • Sulawesi Tengah

    Lokasi kawasan industri terpadu skala besar di sekitar Morowali dengan konsentrasi kapasitas RKEF dan HPAL.

  • Sulawesi Tenggara

    Penambangan laterit yang telah lama berjalan di Kolaka, Pomalaa, dan Konawe, dengan aktivitas bijih dan smelter di sepanjang pesisir.

  • Sulawesi Selatan

    Penambangan dan pengolahan nikel di Luwu Timur, termasuk kawasan Sorowako.

  • Maluku Utara

    Pengolahan nikel yang terus berkembang di Halmahera dan Pulau Obi, didukung logistik laut.

Chat via WhatsApp